Cari Blog Ini

Minggu, 17 April 2016

KEGIATAN EKONOMI MANUSIA : KREATIF DAN BERMORAL

Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki kelebihan dibandingkan dengan makhluk lain, dimana manusia diberi anugerah akal budi dan perasaan yang membuat manusia memiliki kecerdasan dan rasa yang membuat dirinya unggul dibanding makhluk lain. 


Dalam kegiatannya, manusia mengandalkan kecerdasan untuk menghasilkan sesuatu yang baru dalam memenuhi kebutuhannya hidupnya, termasuk di dalam kegiatan ekonominya. Kegiatan ekonomi merupakan kegiatan memproduksi, mendistribusi dan mengkonsumsi barang-barang kebutuhan hidup bagi manusia, oleh karena itu diperlukan akal dan nurani yang cerdas dalam memenuhinya. Sebagai contoh ketika ada seorang laki-laki yang merasa pendapatannya masih kurang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, maka dia akan menjalankan bisnis tambahan dengan menjadi tukang ojeg sepulang dia kerja. Artinya, lak-laki ini kreatif memanfaatkan peluang dalam menambah penghasilan di sela-sela waktu luangnya dalam memenuhi kebutuhannya.

Kreatifitas dalam kegiatan ekonomi sangat diperlukan saat ini, karena manusia cenderung dinamis dan berkembang. Manusia juga tidak pernag merasa puas akan pencapaian yang telah diperolehnya. Oleh karena itu maka perkembangan kecerdasan dan juga perilaku sosial manusia akan selalu menghasilkan kondisi kehidupan yang berkembang pula. Contohnya adalah kendaraan mobil dahulu kala hanya berupa kereta kuda yang kemampuannya terbatas telah digantikan oleh mobil dengan tenaga mesin yang mampu bertahan lebih lama. Contoh lain adalah ketika bisnis dahulu belum berkembang pesat hanya membutuhkan mesin hitung kalkulator, seiring dengan meningkatnya kegiatan dan transaksi bisnis maka diperlukan komputer untuk perhitungannya. Dengan contoh-contoh diatas tampak sekali diperlukan manusia yang kreatif dan inovatif dalam menjawab kebutuhan-kebutuhan manusia yang selalu dinamis dan berkembang dan tidak pernah puas.
Ketika manusia menghasilkan inovasi dalam kehidupannya maka ada tahapan-tahapan penting yang dilalui sehingga kreatifitas tersebut selalu berkembang setiap saat. Tahapan yang dilalui adalah :
1. Discovery yaitu tahapan ketika manusia menemukan teknologi pertama kali dan membuat barang dengan teknologi yang masih sederhana. Barang yang dihasilkan masih jauh dari sempurna karena masih kurangnya pemahaman dan juga kreatifitas manusia. Barang yang dihasilkan masih sederhana dan masih bisa dikembangkan lagi. Contohnya adalah perkembangan kendaraan mobil yang diciptakan manusia sejak pertama kali dibuat hingga saat ini, sudah sangat jauh berubah.


2. Invention yaitu ketika manusia mulai melakukan penjelajahan terhadap pengetahuan baru yang mendorong dia mampu menyempurnakan kreatifitas yang telah dihasilkannya menjadi lebih bagus lagi. Hasil produk manusia jauh lebih bagus seiring dengan perkembangan kecerdasan dan teknologi manusia. Contohnya desain dan feature mobil semakin berkembang pesat dibanding dahulu.


3. Future Plan yaitu ketika manusia masih ingin mengembangkan apa yang sudah ada saat ini dengan imajinasi konsep baru di masa mendatang sehingga produknya lebih bagus dan mampu memenuhi selera kebutuhan mereka di masa mendatang. Contohnya desain mobil yang semakin futuristik dengan sentuhan teknologi tinggi yang sangat aerodinamis dan berteknologi tinggi.


Kegiatan ekonomi telah mendorong manusia untuk melakukan berbagai cara dalam memperoleh kebutuhan hidupnya. Manusia kemudian dalam perjalanannya menguntungkan dirinya sendiri tanpa melihat lagi moral [tindakan baik/positif] ketika ingin memenuhi kebutuhan hidupnya. Moralitas manusia saat ini mengalami penurunan hal ini terbukti dengan adanya berbagai macam masalah yang tampak saat ini misalnya korupsi, kerusakan lingkungan dll. Kegiatan ekonomi yang bermoral adalah kegiatan melakukan pemenuhan kebutuhan hidup dengan melakukan produksi, distribusi dan konsumsi yang benar, wajar, tidak merusak, bersusila, dan hemat.  
Dalam banyak kejadian ketika manusia melakukan pemenuhan kebutuhan hidupnya dengan tidak benar maka banyak dari mereka harus mendekam di penjara, karena mereka dianggap melanggar hukum dengan merugikan orang lain atau negara. Banyaknya kasus korupsi di dunia menjadi contoh nyata bahwa manusia ingin memiliki kekayaan dan memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara-cara yang tidak dibenarkan oleh masyarakat. Atau ketika menusia melakukan pencurian, penipuan, peretasan ilegal di internet bahkan perampokan juga merupakan tindakan yang tidak benar karena melanggar hukum dan norma yang ada di masyarakat.
 



Kemudian banyak pula orang melakukan pemenuhan kebutuhan hidupnya dengan tidak wajar, misalnya ketika seorang manajer sebuah toko bekerja melebihi batas waktu jam kerja sehingga banyak dari kemudian sakit bahkan hubungan dengan keluarga menjadi renggang karena banyak waktunya dihabiskan di tempat kerja. Artinya bahwa ketika manusia ingin memenuhi kebutuhan hidupnya, harus dilakukan dengan cara yang wajar dan tidak melebihi batas kemampuannya, sehingga dia tidak dirugikan dengan tindakannya tersebut. Jika batas waktu jam bekerja memang 8-9 jam, maka sebaiknya melakukan hal tersebut demi menjaga kesehatan dan keseimbangan hidupnya. Kebutuhan hidup sampai kapanpun akan selalu berubah dan manusia pada dasarnya memiliki karakter tidak pernah puas, oleh karena itu keinginan dari dalam dirinya untuk menjaga keseimbangan hiduplah yang mampu meredam itu semua.


Pemenuhan kebutuhan hidup dengan merusak juga banyak dijumpai saat ini. Saat ini alam yang kita miliki memiliki fungsi sebagai penyokong kehidupan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Banyak sumber kebutuhan yang diperoleh dari alam, oleh karena itu manusia wajib menjaga kelestariannya, agar alam mampu terus menyuplai kebutuhan manusia. Jika kita tidak merawat dan melestarikannya maka di masa mendatang kerugian besar akan di derita oleh generasi selanjutnya. Contohnya ketika banyak kebutuhan akan minyak nabati yang mendorong masyarakat dan perusahaan menanam kelapa sawit. Penanaman kelapa sawit dilakukan dengan membuka area baru sebagai perkebunan. Awalnya area-area ini adalah hutan alam yang dihuni oleh aneka satwa dan tanaman hutan yang menjadi paru-paru dunia, namun ketika manusia merusak hutan tersebut maka kondisi polusi udara yang meningkat tidak mampu dikurangi lagi karena berkurangnya hutan. Kemudian pembukaan lahannya pun dilakukan dengan cara membakar hutan sehingga asapnya menyebar bahkan ke negara tetangga dan menyebabkan banyak gangguan kesehatan warganya. Hal ini tentu sangat merugikan banyak pihak. Sudah seharusnya ketika membuka lahan kelapa sawit juga dilakukan dengan cara yang baik dan tidak merusak seperti itu, agar alam tetap mampu menyediakan kebutuhan manusia selamanya. Contoh lain yaitu ketika manusia melakukan penambangan emas dan banyak menggunakan cairan mercury yang sangat merusak dan mencemari lingkungan sehingga banyak kerugian yang ditimbulkannya, atau ketika manusia melakukan pencurian ikan dengan menggunakan bom laut sehingga merusak terumbu karang sebagai rumah dari ikan-ikan itu, yang kemudian malahan membuat banyak ikan pergi meninggalkan perairan tersebut sehingga nelayan sendiri yang mengalami kerugian.
 

 

Melakukan kegiatan ekonomi dengan mengedepankan kesusilaan juga penting dilakukan, karena kesusilaan berkaitan pula dengan norma, etika dan nilai yang berlaku di masyarakat. Ajaran agamapun juga selalu mengingatkan kepada manusia agar selalu menjaga norma kesusilaan dalam hidup ini. Kesusilaan bersumber dari hati dan perasaan yang tumbuh dalam lingkungan masyarakat. Hal-hal yang berhubungan dengan kesusilaan diantaranya adalah memelihara kejujuran, tidak menipu/berbohong, tidak melakukan fitnah dan tidak melakukan perzinahan. Contoh ketika seorang siswa harus membayar iuran kas kelas sebesar Rp 10.000, namun dia meminta uang lebih banyak kepada orangtuanya dengan alasan bahwa iuran kas nya memang Rp. 20.000, dan kelebihannya dia gunakan untuk membeli kartu permainan. Ketidakjujuran seperti ini disebut dengan pelanggaran kesusilaan yang berlaku di dalam hubungan antar manusia. 



Saat ini pola konsumsi manusia memang sedang mengalami peningkatan terutama ketika kualitas hidup manusia meningkat. Ketika manusia mengalami peningkatan dalam pendapatan hidupnya maka kebutuhan hidupnya akan bertambah. Jika manusia tidak bisa hemat dan mengendalikan keinginannya maka akan terjadi pemborosan yang begitu besar yang dapat merugikan manusia sendiri. Contohnya ketika saat ini kemampuan membeli kendaraan bermotor semakin besar di masyarakat maka kebutuhan kita akan Bahan Bakar semakin tinggi. Padahal bahan bakar berasal dari sumber daya yang tidak bisa diperbaharui, kita akhirnya terancam oleh krisis bahan bakar minyak dan harga bbm akan menjadi semakin mahal. Hal ini disebabkan manusia tidak bisa berhemat dalam penggunaan bbm tersebut. Atau ketika negara RRC pernah mengalami krisis sumpit karena semakin habisnya sumberdaya kayu sebagai bahan dasar pembuatan sumpit tersebut, hal ini diatasi dengan anjuran pemerintah agar dibuat sumpit yang bukan dari kayu.



Bahasan tersebut diatas merupakan bagian penting dalam kita mengenal dan mempelajari kegiatan ekonomi manusia. Manusia diharapkan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya mampu menjaga keseimbangan baik alam, sosial dan ekonomi sehingga kehidupan manusia dapat berjalan dengan baik, tidak ada yang merasa lebih diuntungkan maupun dirugikan dan semua hal/tindakan mampu memberikan kesejahteraan bagi manusia.

Kamis, 07 April 2016

KEGIATAN EKONOMI MANUSIA : KONSUMSI

Jika kita perhatikan saat ini maka kita akan menemukan fenomena menjamurnya pusat pusat perbelanjaan modern di berbagai kota di Nusantara. Pusat-pusat perbelanjaan ini semakin banyak seiring dengan peningkatan peningkatan kebutuhan hidup dan gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini yang juga pelan-pelan mengalami perubahan. Tingkat ekonomi masyarakat yang semakin baik mendorong mereka untuk semakin banyak mengadakan pembelian barang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, bukan hanya sebatas kebutuhan pokok saja seperti makanan, perumahan dan pakaian, melainkan kebutuhan yang sifatnya tersier seperti elektronika, perhiasan, hiburan, dll. Mal menjadi destinasi yang menarik karena menyediakan layanan one stop shoping dimana konsumen dimanjakan dengan segala fasilitas yang ada di dalamnya, mulai dari gerai toko, layanan tempat bermain anak, bioskop, pusat perbelanjaan, tempat makan, dll sehingga hal ini mendorong orang yang berkunjung akan mengeluarkan uangnya di tempat tersebut. Dalam arti yang luas diharapkan orang akan melakukan kegiatan konsumsi di Mal tersebut semuanya.


Kegiatan konsumsi menjadi bagian sangat penting dalam rantai kegiatan ekonomi, karena disinilah letak perputaran ekonomi akan nyata terlihat. Kegiatan konsumsi artinya kegiatan manusia dalam menggunakan, membeli atau membeli barang-barang/jasa yang menjadi kebutuhan hidupnya. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk serapan barang dari pihak produsen/pabrik yang kemudian didistribusikan di seluruh cabang distribusi ekonomi [mal, toko, agen, pasar] sehingga kegiatan produksi dapat terus berjalan yang nantinya akan menggerakkan roda perekonomian nasional. Tidak bisa dibayangkan jika kegiatan ini mengalami kendala atau kemacetan, maka ekonomi akan terguncang. Ketika masyarakat tidak ingin membeli barang/jasa maka produsen akan mengalami kesulitan menjual barang/jasa yang mereka hasilkan, dan akan berdampak pada jutaan tenaga kerja yang sangat bergantung kepadanya, dan hal ini akan kembali berdampak kepada masyarakat sendiri dimana bisa terjadi pemutusan hubungan kerja.

Ketika masyarakat memiliki potensi daya beli yang meningkat, yang ditandai dengan pola konsumsi barang/jasa yang semakin meningkat maka hal ini dapat menghasilkan 2 jenis dampak yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positifnya diantaranya sebagai berikut :
a. Produsen barang/jasa dan juga distributor dapat mempertahankan lapangan pekerjaan bagi karyawan mereka. Produsen dan distributor memiliki staf karyawan dan pekerja dalam jumlah yang besar. Mereka akan dapat mempertahankan lapangan pekerjaan itu jika barang/jasa yang dihasilkan berhasil diserap/dikonsumsi oleh konsumen mereka secara kontinyu. Mereka akan dapat selalu bekerja jika produksi barang/jasa laku terjual atau digunakan oleh konsumen. Oleh karena itu peran negara menjadi penting untuk selalu menciptakan situasi ekonomi yang baik, supaya daya beli konsumen terus terjaga sehingga tingkat konsumsi masyarakat terus meningkat. Contohnya ketika kurs mata uang Dollar mengalami peningkatan dari yang 1 dolar = Rp 9000,- menjadi 1 dolar = Rp 13.000,- maka banyak harga barang terutama elektronika mengalami kenaikan, maka tugas dari pemerintah sebisa mungkin menstabilkan kembali nilai tukar tersebut agar masyarakat tidak mengalami kesulitan ketika ingin membeli barang elektronik karena harga terlalu mahal.


b. Terciptanya keseimbangan/kestabilan harga di pasaran menjadi salah satu manfaat yang dirasakan jika produksi barang/jasa dengan tingkat konsumsi seimbang. Ketika produsen memproduksi sejumlah barang/jasa maka penting diperhatikan seberapa besar tingkat konsumsi yang dilakukan oleh konsumen. Jika barang yang diproduksi jumlahnya terlalu banyak dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat, maka hal ini akan menimbulkan jatuhnya harga di pasaran harga barang/jasa tersebut. Hal ini juga akan berlaku sebaliknya. Contohnya ketika orang melakukan pembelian buah mangga saat tidak musim panen, maka dia harus mengeluarkan uang sebesar Rp. 20.000,- untuk 1 kg mangga tersebut. Hal ini akan berkebalikan jika saat musim panen mangga tiba, dimana jumlah mangga yang beredar di pasaran menjadi banyak, maka konsumen dapat membeli mangga tersebut dengan harga per kg Rp. 5000,-, hal ini terjadi karena produksi yang berlebihan. 


Di sektor jasa juga mengalami hal yang sama, ketika jumlah tukang ojeg belum sebanyak saat ini, maka masyarakat harus sedikit membayar agak mahal untuk memakai jasa mereka, namun karena jumlah mereka saat ini semakin banyak dimana persaingan merebut pelanggan menjadi semakin sulit, maka banyak dari ojeg menurunkan tarif jasa mereka. Banyaknya layanan ojeg online juga semakin menambah tingkat persaingan dalam mendapatkan konsumen yang berimbas kepada penghasilan yang mereka peroleh.


Oleh karena itu dengan adanya keseimbangan permintaan dan jumlah barang/jasa diharapkan harga akan terus stabil sehingga daya beli tetap stabil dan semua akan merasakan keuntungan baik konsumen [dapat memenuhi kebutuhan] dan produsen [mempertahankan lapangan kerja dan usaha].

c. Jika pola produksi dan pola konsumsi terus berjalan dengan teratur dan stabil maka dampak positif lain yang dirasakan yaitu dapat dipertahankannya usaha baik produksi barang/jasa. Hal ini menjadi penting karena menyangkut lapangan pekerjaan yang cukup besar untuk menggerakkan roda ekonomi nasional. Jika daya beli tinggi maka kapasitas produksi akan tinggi yang akan menuntut jumlah tenaga kerja yang besar, sehingga dapat mengurangi pengangguran. Kalau pengangguran berkurang maka ekonomi dapat berjalan dengan lancar, semua kebutuhan dapat tercukupi, masyarakat punya penghasilan yang baik dan hidup sejahtera. Oleh karena itu perlunya kita semua menjaga kestabilan ekonomi negara ini dengan menjaga keamanan negara, mengendalikan import, mengendalikan harga dan juga nilai mata uang dan membeli dan mencintai produk dalam negeri.


Sedangkan dampak negatif yang dihasilkan ketika kita melakukan banyak konsumsi diantaranya adalah
a. Sumber Daya Alam habis dapat terjadi jika manusia tidak bisa mengendalikan dirinya dalam melakukan konsumsi kebutuhan hidupnya. Contohnya di era modern saat ini dimana penggunaan mesin dan listrik cukup besar maka manusia butuh bahan bakar untuk melakukan mobilitas hidupnya. Bahan bakar yang diperoleh berasal dari alam yang sifatnya terbatas, semakin banyaknya penggunaan kendaraan maka konsumsi bahan bakar manusia juga semakin besar sehingga cadangan minyak dunia akan menipis dan tidak mustahil akan habis. Oleh karena itu manusia harus mulai berhemat supaya cadangan minyak bumi kita masih bisa digunakan untuk waktu yang lama. Contoh lain ketika masyarakat Jepang melakukan konsumsi ikan dalam jumlah yang besar, maka banyak ikan tertentu di perairan Jepang mengalami kekurangan, karena budaya masyarakatnya yang gemar makan ikan sehingga butuh pasokan ikan dalam jumlah yang sangat besar, hal ini mendorong pemerintah Jepang melakukan import ikan dari negara lain karena ikan di perairan mereka sudah sedikit.


b. Kesenjangan Sosial semakin tinggi juga dapat terjadi jika ada sebagian dari manusia melakukan pola konsumsi berlebihan dibandingkan dengan manusia lain dan tidak terjadi pemerataan. Pola konsumsi berlebihan dapat menimbulkan kecemburuan sosial yang akan membuat terjadinya kesenjangan sosial. Contohnya ketika seorang anak yang hidupnya tidak menentu dimana setiap hari harus berjuang untuk memperoleh makanan



jika dia melihat ada anak lain yang menghamburkan uangnya untuk pesta, belanja berlebihan atau hal tidak berguna, maka dalam dirinya bisa terdapat rasa iri dan cemburu karena adanya perbedaan tersebut. Kecemburuan tersebut jika dibiarkan berlarut larut maka akan menimbulkan keinginan untuk bertindak kriminal di masa mendatang karena terdesak oleh keinginan dan juga kebutuhan. Maka sebaiknya sebagai komunitas masyarakat yang peduli, seharusnya menciptakan rasa kesetiakawanan sosial dengan membantu yang tidak mampu, untuk meningkatkan taraf hidupnya lebih baik, sehingga jurang kesenjangan tidak besar.


Jika kesenjangan sosial tidak terlalu besar [pemerataan] maka potensi terjadinya rasa kecemburuan sosial juga menjadi kecil sehingga masyarakat akan hidup aman, damai, rukun dan sejahtera. Negara juga punya peran penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dengan memberikan bantuan kepada kaum ekonomi kebawah agar mereka dapat lepas dari jeratan kemiskinan dan dapat hidup secara layak seperti yang lain sesuai dengan amanat undang-undang Dasar. Pemerintah bisa memberikan bantuan makanan, pendidikan atau kredit usaha kecil atau pinjaman lunak dengan syarat yang ringan agar masyarakat ekonomi ke bawah ini mampu meningkatkan taraf hidupnya lebih baik lagi.

c. Dengan semakin besar pola konsumsi yang terjadi, potensi manusia terjerat hutang juga semakin besar. Ketika manusia tidak bisa mengendalikan keinginan melakukan konsumsi maka berbagai cara akan ditempuh salah satunya dengan melakukan hutang. Sistem pembayaran modern saat ini memungkinkan manusia membeli sebuah barang tanpa harus membayar terlebih dahulu. Barang dapat dibawa pulang dan digunakan dengan mekanisme hutang untuk periode sekian lamanya. Hal ini terkadang membuat manusia terjebak dengan kebiasaan buruk dimana memperoleh barang dengan tanpa modal. Kalau hutang yang terjadi semakin lama semakin besar dan tidak sanggup melunasi, maka dapat beresiko sampai ke ranah hukum.



Apakah pola konsumsi barang/jasa antar manusia sebagai konsumen akan sama ? jawabannya adalah tidak, karena setiap pribadi kehidupan konsumen satu dengan yang lain berbeda. Dengan adanya perbedaan keunikan dan selera yang dimiliki oleh setiap manusia, maka barang /jasa yang dikonsumsi otomatis akan berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh faktor :
a. Usia, dimana seorang kakek dengan seorang anak kecil akan membeli jenis, motif, model dan ukuran celana yang berbeda karena terpaut usia. Selera kakek ini akan sangat berbeda dengan selera cucunya karena adanya perbedaan generasi


b. Fisik, dimana ketika wanita akan membeli baju yang jenisnya berbeda dengan seorang pria atau ketika seorang yang bertubuh tinggi akan membeli celana dengan ukuran yang lebih panjang dibandingkan seorang bertubuh lebih pendek. .


c. Penghasilan, dimana seorang dengan penghasilan sangat besar akan berani mengkonsumsi barang/jasa yang harganya cukup mahal dibandingkan dengan orang dengan penghasilan pas-pasan atau bahkan tidak punya penghasilan.


d. Tempat tinggal mempengaruhi dimana masyarakat yang berada di pedesaan tidak memerlukan membeli sayuran karena mereka bisa memetik secara langsung di ladang mereka, sementara masyarakat perkotaan harus membeli di pasar atau swalayan karena mereka tidak menanam.


e. Pekerjaan akan mempengaruhi dimana misalnya ada seorang guru yang rajin membeli buku panduan mengajar demi kepentingan mengajar akan berbeda dengan seorang murid yang lebih memilih buku LKS untuk melatih kemampuan berhitungnya.


f. Jumlah anggota keluarga juga sangat berpengaruh karena keluarga dengan jumlah anak 6 akan sangat beda kebutuhan dengan keluarga yang jumlah anaknya hanya 2. Kebutuhan keluarga dengan 6 anak akan lebih variatif dibandingkan dengan 2 anak.

 

g. Gaya Hidup mempengaruhi pola konsumsi masyarakat, dimana seorang artis yang akan selalu membeli make up untuk mempercantik dirinya karena tuntutan publik tampil menarik yang akan berbeda dengan ibu rumah tangga biasa yang menggunakan make up hanya di waktu tertentu. Kebiasaan orang di wilayah perkotaan yang terbiasa makan fast food di food court karena keterbatasan waktu istirahat, akan tidak sama dengan selera orang di wilayah pedesaan yang lebih santai dan senang mengkonsumsi masakan rumahan olahan sendiri karena punya waktu lebih luang. 

 
 

Sabtu, 02 April 2016

KEGIATAN EKONOMI MANUSIA : DISTRIBUSI

Dalam teori ekonomi dikatakan bahwa manusia ketika ingin memenuhi kebutuhan hidupnya baik berupa barang dan jasa akan melakukan proses produksi, distribusi dan konsumsi. Dalam paparan sebelumnya telah dijelaskan berbagai kegiatan produksi yang telah dilakukan oleh manusia dengan aneka macam jenisnya, maka paparan kali ini akan lebih membahas proses distribusi dan konsumsi sebagai mata rantai yang penting dalam kegiatan ekonomi manusia.
Distribusi terjadi jika proses produksi telah selesai dilakukan oleh produsen di lingkup produksi, barang kemudian di distribusikan di saluran distribusi dengan tujuan agar barang tersebut nantinya dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Tujuan utama dari distribusi yang dilakukan meliputi :
a. Mendekatkan barang hasil produksi kepada konsumen dimana ketika barang diproduksi, maka konsumen tidak bisa membeli barang tersebut secara langsung kepada produsen [kecuali beberapa produk tertentu]. Sebagai contohnya ketika sebuah mobil dibuat, maka produsen mobil tersebut tidak akan menjual mobil tersebut di pabriknya secara langsung, melainkan mereka akan menempatkan mobil tersebut di dealer / showroom penjualan atau pameran resmi dimana konsumen bisa membeli baik secara tunai atau angsuran. Hal ini dilakukan karena melayani penjualan cukup rumit dan memerlukan tenaga yang handal untuk mampu menjelaskan dan memaparkan karakteristik produk tersebut kepada konsumen. Banyak industri akhirnya memberikan kepercayaan kepada distributor [dealer dan showroom] untuk menjualkan produk mereka. Selain itu keputusan konsumen membeli sebuah kendaraan yang harganya mahal tentu menjadi pertimbangan yang benar-benar sulit dan butuh keputusan matang agar tidak kecewa setelah membeli, hal itu memerlukan kesabaran dan kecermatan dari dealer dan showroom ketika menawarkan produk mereka.
     
Contoh lain yaitu ketika masyarakat modern perkotaan saat ini banyak menghabiskan waktunya di mal atau pusat perbelanjaan dimana di tempat tersebut terpampang ribuan jenis barang atau jasa yang cukup menggoda untuk dibeli atau digunakan dengan aneka tawaran baik diskon atau bonus lain yang memikat. Secara tidak sadar konsumen disuguhi tampilan barang dan jasa secara langsung yang bisa membuat akhirnya mereka melakukan transaksi pembelian. Selain bisa membeli produk konsumen bisa memanfaatkan layanan jasa seperti pijat, bioskop, layanan travel dll. Bayangkan jika barang atau jasa tersebut tidak pernah dilihat oleh konsumennya, apakah konsumen akan membeli produk atau jasa tersebut ? Dalam hal ini mall dikatakan sebuah contoh pasar yaitu tempat yang mampu mendekatkan/bertemunya konsumen dengan barang dan jasa dari produsen.


b. Menghilangkan / Mengurangi hambatan ruang / geografis dimana konsumen terkadang memiliki kesulitan karena terkendala lokasi yang jauh dari produsen. Banyak pabrik atau industri berada di Indonesia barat sementara konsumen tersebar merata di seluruh wilayah nusantara baik di barat, timur, utara bahkan mancanagera. Hal ini tentunya tidak mungkin dilakukan secara langsung oleh produsen, mereka akan menggandeng distribusi untuk menyebarkan barang tersebut ke seluruh wilayah tinggal konsumen agar mereka dapat membelinya dengan mudah dan dengan biaya yang realistis. Contohnya adalah ketika banyak produsen elektronik Eropa dan Amerika melakukan ekspansi usaha di Asia. Hal ini mereka lakukan karena jika produk tersebut dihasilkan di wilayah mereka, dan hanya dijual di negara mereka maka kesempatan produk tersebut dibeli oleh orang Asia menjadi kecil dan harga menjadi mahal, kemudian mereka melakukan pembukaan gerai-gerai dan layanan penjualan di Asia, sehingga produk mereka bisa dikenal dan dibeli oleh konsumen di Asia. Bahkan mereka akhirnya banyak mendirikan unit produksi di Asia agar saluran distribusi produk mereka menjadi lebih pendek yaitu dibuat di Asia dan dijual di Asia. Hal ini tentunya akan menghemat ongkos produksi dan pada akhirnya akan membuat harga barang menjadi tetap wajar atau sama dengan di negaranya. 


Distribusi memegang peranan penting karena dapat mempengaruhi harga barang. Sebagai contoh lain adalah saat ini harga barang-barang konsumsi menjadi sangat mahal di wilayah Indonesia Timur. Hal ini terjadi karena saluran distribusi masih mengalami kendala yaitu mahalnya biaya transportasi dari unit produksi yang rata-rata berada di pulau Jawa Sumatera Sulawesi untuk kemudian dikirim ke wilayah semacam Papua atau Maluku atau Nusa Tenggara. Disribusi tidak maksimal karena layanan dilakukan secara kecil-kecil akibat terkendala fasilitas seperti jalan, bandara atau pelabuhan.


Distribusi yang baik dan pendek diharapkan mampu mengurangi beban biaya yang harus ditanggung oleh konsumen sehingga harga barang menjadi sama dengan wilayah lainnya. Kalau situasi ini tercipta maka roda perputaran ekonomi akan berjalan dengan lancar, semua pihak akan diuntungkan baik sebagai produsen [karena barangnya dibeli dan dia mendapatkan untung] dan juga konsumen karena dia mampu membeli dan mencukupi kebutuhan hidupnya dengan harga yang wajar.

Oleh karena itulah maka peran pemerintah menjadi sangat penting dalam menyediakan sarana dan prasarana agar saluran distribusi barang dan jasa di Indonesia menjadi baik dan lancar. Roda ekonomi negara akan terus berputar dengan baik dan membawa kesejahteraan masyarakat. Contoh paling sederhana adalah memperbanyak sarana infrastruktur seperti jalan, jembatan, rel kereta api, pelabuhan dan bandara udara di seluruh nusantara. Jika di Papua misalnya di wilayah pegunungan terdapat jalan yang baik maka pengiriman barang tidak perlu menggunakan pesawat udara yang dikenal sangat mahal, hal ini tentu akan membuat harga barang menjadi lebih murah. Atau di pulau-pulau terluar nusantara yang minim akses pelabuhan, jika dibuat pelabuhan yang baik dan besar maka kapal dapat bersandar dengan mudah sehingga barang dapat didistribusikan dengan cepat dan mudah, hal ini akan mempengaruhi harga paling tidak sama dengan di wilayah Indonesia bagian barat.


Barang dan jasa setelah keluar dari lingkup produksi maka harus didistribusikan kepada konsumen, maka siapa saja yang berperan penting dalam saluran Distribusi barang tersebut ?
a. Pedagang menjadi orang yang sangat penting perannya dalam membantu produsen menjual barang atau jasa produksi. Pedagang menjadi penghubung yang penting dengan konsumen dimana mereka melakukan interaksi dan juga transaksi jual beli yang pada akhirnya memberikan keuntungan bagi semuanya. Contohnya adalah pedagang perhiasan yang menjual aneka perhiasan di toko baik emas, perak atau jenis yang lain hasil produksi dari pengrajin perhiasan yang tersebar di berbagai lokasi.


b. Agen memiliki perang sangat penting dalam saluran distribusi, karena jika produsen ingin menyebarluaskan produk lebih luas lagi, maka peran agen akan menjadi tampak nyata. Produsen memiliki kendala jika akan bersentuhan dengan penjualan dan penyebarluasan produknya, maka dari itu mereka akan menggandeng agen untuk mendistribusikan produk kepada agen kecil atau pedagang sebelum dijual ke konsumen. Contohnya adalah agen gas LPG yang membantu menyebarkan produk gas dari Pertamina kepada pedagang di suatu wilayah sebelum dijual lagi oleh pedagang tersebut kepada konsumen.


c. Makelar merupakan istilah lain dari agen yang bekerja secara individual. Dia adalah orang yang bertindak sebagai penghubung antara 2 belah pihak yang berkepentingan dan  Pada praktiknya lebih banyak pada pihak-pihak yang akan melakukan jual beli. Disini ketika produsen dan konsumen mengalami kendala ketika akan mengadakan transaksi maka makelar dapat menjadi jembatan penting yang menghubungkan keduanya sehingga transfer barang/jasa dapat terjadi. Mereka akan bekerja atas dasar jasa komisi yang diberikan oleh kedua belah pihak. Banyak yang memandang makelar dengan konotasi negatif karena banyaknya kasus korupsi di Indonesia disebabkan adanya makelar ini, dan juga menambah harga karena adanya komisi untuk mereka, namun dari sudut pandang ekonomi fungsi dan peran mereka tetap dibutuhkan, apalagi ketika hubungan produsen dan konsumen tidak lancar dan bermasalah, yang menyebabkan sulitnya transfer barang/jasa dari produsen kepada konsumennya. Contohnya ketika negara-negara yang menggunakan suku cadang pesawat buatan Uni Soviet kala itu harus membeli suku cadang melalui makelar/broker di negara lain terlebih dahulu atau terkadang melalui pasar gelap karena mereka tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Uni Soviet [Russia].



d. Eksportir dan Importir juga berperan penting dalam rantai distribusi terutama jika berbicara tentang hubungan perdagangan internasional lintas negara. Mereka adalah saluran distribusi yang telah mendapatkan ijin resmi dari negara untuk mengirim barang ke luar negeri [eksportir] atau mendatangkan barang luar negeri yang akan dijual di negaranya [importir]. Keberadaan dan ijin yang diberikan tidak bisa sembarangan, karena menyangkut keamanan dan juga stabilitas harga di negara tersebut. Jumlah barang yang dieksport dan diimport pun juga diatur secara tegas oleh pemerintah agar tidak menimbulkan permasalahan ekonomi negara tersebut. 


Sebagai contohnya adalah ketika eksportir kayu tidak bisa sembarangan menjual produknya ke luar negeri, karena jika dijual secara sembarangan maka 
a. Komoditas kayu akan jatuh harganya, semakin banyak barang beredar di pasaran akan membuat harga barang menjadi jatuh atau lebih murah dari biasanya, tentunya hal ini akan merugikan. 
b. Mengancam kelestarian lingkungan, karena maraknya penebangan kayu untuk kemudian dikirim ke luar negeri maka jumlah hutan akan berkurang dan mengancam kelestarian lingkungan. Wilayah menjadi gundul sehingga mudah longsor atau banjir dan juga satwa kehilangan ekosistem mereka. Hal ini akan menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar dibandingkan dengan nilai keuntungan jika kayu tersebut dijual. 


c. Banyak Industri yang hancur seperti industri mebel [gambar dibawah] karena kesulitan memperoleh bahan baku akibat kayunya malahan dijual ke luar negeri. Oleh karena itu peran penting pemerintah selalu ditunggu sebagai regulator/pemegang kebijakan dalam membuat peraturan yang tepat bagi jumlah barang yang di-eksport atau di-import.   


Hal ini juga berlaku bagi importir, dimana ketika pemerintah tidak mengendalikan laju import barang dari luar negeri masuk ke suatu negara, maka dapat terjadi kehancuran ekonomi dalam negeri tersebut. Salah satu contoh yang sederhana terjadi ketika Pemerintah Indonesia pernah melakukan import pangan di masa lalu, dimana kemudian terjadi gejolak di kalangan petani karena beras hasil produksi mereka menjadi sangat murah dan mereka merugi. Hal ini terjadi karena banjirnya beras dari luar negeri ke Indonesia yang menyebabkan harga menjadi jatuh. 


Memang terkadang di waktu tertentu import diperlukan oleh suatu negara, hal ini dilakukan jika
a. Jumlah stok barang memang sangat kurang sehingga untuk memenuhi kebutuhan penduduknya maka negara perlu import. Contohnya ketika negara Rusia kekurangan pensil sehingga harus mengimport jutaan pensil dari Israel saat itu.
b. Harga barang yang mahal yang diakibatkan oleh permainan harga oleh tengkulak sehingga negara perlu melakukan import supaya barang menjadi lebih banyak jumlahnya dan harga menjadi normal kembali. Contohnya ketika sapi disimpan dan disembunyikan oleh tengkulak maka harga daging sapi menjadi mahal, maka negara mengimport sapi dalam jumlah yang besar agar harga daging sapi turun.
c. Belum adanya penguasaan teknologi sehingga perlu import barang-barang jenis tertentu yang secara teknologi memang sangat canggih untuk mendukung perekonomian dan konsumsi masyarakat negara tersebut. Contohnya ketika Indonesia harus membeli kapal selam yang berteknologi tinggi dari negara maju seperti Jerman atau Rusia karena memang penguasaan teknologi Indonesia belum secanggih dan setinggi negara-negara tersebut. Atau ketika masyarakat ingin menggunakan handphone dengan kualitas tercanggih, maka negara mengijinkan distributor mengiimport dari produsen di luar negeri seperti China atau Eropa.


d. Kendala lokasi, jarak dan distribusi dimana banyak kawasan terluar atau perbatasan dari suatu negara akan lebih mudah mendapatkan barang kebutuhan dari negara yang berbatasan dengannya dengan pertimbangan lebih dekat sehingga harganya lebih murah. Negara akan mengijinkan import terbatas supaya kebutuhan masyarakat di perbatasan tercukupi. Contohnya adalah masyarakat di Pulau Batam akan lebih murah membeli barang dari Singapura daripada membeli barang dari Pulau Jawa atau Sumatera karena jarak yang relatif dekat. Atau masyarakat di negara Timor-Timor sampai saat ini lebih menyukai membeli barang dari Indonesia daripada dari Australia karena lebih dekat, sehingga harga menjadi lebih murah.